Monday, September 29, 2014



Karna Aku Peduli Rasa ini

Kebahagiaan perasaan adalah mencintai seseorang yang kita sayangi dengan tulus, walaupun kita tahu pasti akan ada 2 kemungkinan yang akan terjadi, dicintai oleh orang yang kita cintai atau cukup mencintai sendiri tanpa dicintai. namun seseorang yang mencintai dengan tulus tidak akan peduli dengan apa yang akan dia dapat dengan mencintai, karna dia hanya peduli pada perasaan itu, dan bahagia karna tlah diberikan kesempatan untuk mencintai dengan tulus “

” Seharusnya, hari ini adalah 1/2 tahun hubungan kita.. Seharusnya, kau ada disini, menemaniku bersama janji-janji kita yang seharusnya tak redup.. Seharusnya, yaa,, seharusnya…

Aku tersenyum,, mungkin, ini adalah senyuman paling indah dariku setelah jauh kumelangkah, dan tak kudapati maknanya,, yaa,, aku bahagiaa, aku bahagia karena sebentar lagi kau akan datang, jauh jauh dari tempat kuliahmu kerumahku yang harus menempuh 7 jam,, kau datang untuk menemuiku,, karena kita hanya berkenalan lewat sususan kalimat di telepon genggam dan suara …

“Aku gemuk, aku tak secantik yg di foto lho” kuketik kata-kata itu, sebelum akhirnya kau menyesal..

“Ah, aku jg begitu.. Aku botak, jelek, item, idup lagii”… Tertawaku terbahak-bahak

Aku menemanimu melihat lihat panorama desaku nan permai, 2 hari itu, yaa, mungkin 2 hari itu adalah hari hari terindah dalam hidupku,, dan aku yakini dalam hatiku, ‘aku ingin berada dekat denganmu’.. Mungkin ini terlalu bodoh, meninggalkan ibu dan ayah tanpa izin, karena aku tak boleh kuliah kecuali di desaku, namun aku memang sudah buta, buta karena cinta,, yaa, bukan cinta itu yg buta, karena cinta tak punya mata,,

Kau adalah pria yg baik, kau temani aku bolak balik mendaftar kuliah, hingga memasukkan lamaran kerja,, umm,, dan aku tau, rasa itu semakin nyata, yaa, bagiku,, dan entahlah, apakah kau juga sama??

Hari hari pun berlalu, kau sibuk dengan kegiatanmu,, dan aku,, aku sibuk dengan pekerjaanku di sebuah perusahaan.. Dan dalam pada itu, aku baru sadar, bahwa kita merenggang,, namun bagiku, rasa itu masih kuat, erat, dan sama sekali tidak rapuh,,,

detik, menit, jam, hari, hingga berbulan-bulan kemudian,, kita semakin jauh, kau hanya menghubungiku sebulan sekali, bahkan tidak sama sekali!! Semaumu!!! Dan aku terlalu bodoh,, terlalu bodoh karena tidak mengerti!! Aku benar benar telah buta…

” Maksud kamu apa,, kamu tidak pernah menghubungiku lagi ” ku ketik huruf demi huruf itu dalam sakitnya aku,, dan sama sekali, sama sekali tak ada tanggapan darimu,, tidakkah kau tau bahwa aku menunggumu???

” Baiklah, aku sudah tau maksudmu ! ” Ku hempaskan blackberry itu dilantai kamarku,, dannn

” maafkan aku, jujur, aku sudah mulai menyayangimu,, namun sungguh, aku masih belum bisa melupakan mantanku, bayangannya masih sering muncul dibanding rasaku untukmu, aku takut, kau akan lebih tersakiti jika lebih lama lagi kusimpan semua ini” aku tersentak, dan air mata itu pun meleleh, air mata yg telah berbulan-bulan kusimpan,, yaa, aku masih peduli, bukan padamu, tapi rasa ini…

” Kenapa kamu tidak bilang dari awal,, aku sudah terlanjur berharap,, dan kau tau bagaimana sakitnya berharap!!” Ku maki maki kau dengan tangisku yg tersedu sedu,,

“kenapa kamu menangis seperti itu?? Kita tak pernah jadian!” Kau tau bagaimana rasanya saat aku mendengar kata kata itu?? Bagai jutaan jarum kecil, yg dengan kuat kau tusukkan pada setengah hatii ini!! Kau memang tak pernah mengatakan ‘kita jadian’, tapi pentingkah kata kata itu untuk kerelaanmu menemuiku dengan melewati ratusan kilometer?? Pentingkah kata kata itu untuk janjimu bahwa aku adalah yg terakhir?? Ku buang semua tentangmu,, walau akhirnya, aku juga yg memperbaikinya, begitu mudah pedih ini memaafkanmu,, yaa, kali ini, bukan saja aku yg buta, tapi cinta ini juga,,,


oleh viviana cecilia - kompasiana.




berawan com apo aku peduli




0 komentar:

Post a Comment